30 November 2011 - 20:30

Pemerintah AS terus mengirimkan berton-ton gas air mata ke Mesir, yang saat ini sedang digunakan oleh junta militer untuk menindak para pengunjuk rasa di seluruh negara Afrika Utara tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemerintah AS terus mengirimkan berton-ton gas air mata ke Mesir, yang saat ini sedang digunakan oleh junta militer untuk menindak para pengunjuk rasa di seluruh negara Afrika Utara tersebut. Situs berita Mesir Selasa kemarin (29/11) menerbitkan dokumen yang menunjukkan bahwa tujuh setengah ton gas air mata sudah tiba di Suez.

Impor gas air mata buatan Amerika Serikat telah menciptakan keretakan di antara para pejabat Mesir, karena beberapa pejabat pelabuhan menolak untuk menandatangani dan menerima pengiriman atas alasan kekhawatiran mereka bahwa gas air mata akan digunakan untuk melawan demonstran Mesir.

Dokumen baru menunjukkan bahwa kargo, yang telah tiba dalam 479 barel, disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri Mesir.

Laporan juga menunjukkan bahwa pengiriman kedua dari 14 ton gas air mata AS dijadwalkan tiba di negara itu segera, sehingga total menjadi 21 ton dalam satu minggu.

Pekan lalu, ribuan tabung gas air mata ditembakkan ke para demonstran Mesir di pusat kota Kairo pada saat militer Mesir mengadakan tindakan keras terhadap demonstran yang menuntut Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF) menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan sipil.

(Sumber: Era Muslim)